Dari Batok Kelapa Sampai ke Limbah Kayu, Pengrajin Ujungkulon Hasilkan Kerajinan yang Bernilai Ekonomis

Dari Batok Kelapa Sampai ke Limbah Kayu, Pengrajin Ujungkulon Hasilkan Kerajinan yang Bernilai Ekonomis
Kegiatan dan Hasil Kreativitas Tukik

semburat.com-UJUNGKULON. Sekelompok pemuda yang kesehariannya berkumpul untuk berdiskusi dan memanfaatkn limbah kayu yang berserakan dilingkungan sekitar. Untuk bernilai guna dimanfaatkan sehingga menjadi nilai ekonomis untuk kesejahteraan kehidupan warga. Daerah ujungkulon merupakan daerah yang banyak menyimpan destinasi wisata selain daripada habitat badak jawa. Keidanhan pantai, air panas cibiuk, curug cikacanag dan tempat-tempat wisata religi seperti cimahai, sanghyangsirah. Juga ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maunpun mancanegara. Hal ini dimanfaatkan oleh beberapa pemuda yang kreatif dibawah binaan yayasan matahati chakra hadirasa ujungkulon dalam ikut mendukung pemberdayaan pemuda. ozi dan dibantu 4 orang temannya yaitu, ezi, ian, aco dan ahyar sebagai penggerak untuk mengakomodir kegiatan pengrajin dalam prmanfaatan limbah kayu. Yang bertempat dikampung Babakan Desa ujungjaya kecamatan sumur pandeglang. “kita sangat sayang dengan potensi wilayah yang kaya dengan destinasi wisata, sehingga banyak pengunjung yang pulang tanpa oleh-oleh, ini peluang jika kami lihat untuk menjual cinderamata dikala pengunjung pulang dari kunjungannya sebagai kenang-kenangan.” tutur ozi saat diwawancari disela-sela waktu kerjanya. Kegiatan ini sudah dilakukan dan berjalan selama 4 tahun mulai dari tahun 2004 sampai dengan sekarang. Yang awalnya mereka memanfaatkan batok kelapa untuk dijadikan gantungan kunci, kalung, dan dengan bermotifkan badak sebagai icon ujungkulon.hasil kerajinan ini mereka jual di wilayah sekitarnya saja. kebetulan mereka sudah di sediakan tempat untuk menajajakn hasil kerajinannya. Oleh yayasan matahati chakra hadirasa di tamanjaya ujungkulon. Koordinator lapangan yayasan matahati chakra hadirasa ujungkulon, abdul rohman atau yang biasa di panggila abled. Mengatakan ” ini sangat perlu untuk terus diberikan semangat dan ruang berekspresi khusunya kaum muda, agar dapat menginspirasi masyarakat agar dapat memanfaatkan limbah kayu dan kelapa sebagai bahan aneka kerajinan dalam mendukung upaya mensejahterakan ekonomi masyarkat ujungkulon pada umumnya. Sehingga kelestraian alam ujungkulon dapat terjaga dan sangat dirasakan kemanfaatannya.

(Redaktur)