Fakultas Gesbica Jurusan Suka-suka

Fakultas Gesbica Jurusan Suka-suka

Lahir 03 Juni 1986 adalah organisasi intra kampus yang bergerak dalam gerakan kesenian dan kebudayaan. Unit Kegiatan Mahasiswa Gema Seni Budaya Islam Kampus (GESBICA) Saya hanya akan menulisnya dalam persepsi saya, karena menggunakan persepsi orang lain tentu menjadi susah karena harus bertanya pada yang pernah bersentuhan dengan organisasi kesenian ini.

Pertama saya masuk ke organisasi ini pada tahun 2009, hanya nasib yang membawa saya ke organisasi ini. Setelah semua UKM di IAIN Banten waktu itu tutup semua, dan saya sempat mendaftar pada salah satu UKM yang juga karena nasib saya tidak melanjutkannya, dan akhirnya memilih Gasbica, UKM yang berani tampil beda, uang pendaftaran pengkaderan yang saya anggap mahal itu harus saya dapatkan dengan meminjam kepada teman.

Di Gesbica, saya disuguhkan pada hal baru, hal yang tidak saya temukan sebelumnya di sekolah SLTA. Kegiatan berorganisasi dan kesenian disatukan dalam satu rel yang saling berbarengan, harus saling mendukung, saya ingat apa yang dikatakan Purwo Rubiono salah satu senior yang dulu sempat mencalonkan diri menjadi wakil walikota Serang jalur non partai, “organisasi kesenian harus ada untuk mempermudah orang untuk berkesenian, jika adanya organisasi kesenian justru mempersulit orang untuk berkesenian maka lebih baik organisasi itu dibubarkan, tidak ada manfaatnya” Gesbica terus bertransformasi supaya menemukan bentuk yang tentu saja bukan hanya mencari eksistensi tapi bagaimana organisasi yang hampir kepala tiga itu memberikan nilai pada masyarakat Banten.

Bicara kekaryaan, Gesbica memiliki beberapa Unit, dan dalam beberapa kali Mubes (Musyawarah Besar) yang sekarang menjadi Musica (Musawarah Istimewa Gesbica) dari mulai unit band, unit sastra, unit paduan suara mahasiswa, unit seni rupa dan unit teater, ada beberapa yang berubah, unit qasidah berubah menjadi unit kesenian tradisional ini dimaksudkan menghilangkan kekakuan dalam berkarya. Semua unit itu tentu saja tidak langsung lahir berbarengan dengan kelahirannya tahun 1986 tapi mengalami berbagai fase dan tahapan yang tentu saja semua perubahan dan perkembangan untuk kemajuan Gesbica, Jadi kekaryaan di Gesbica diatur berdasarkan program kerja dan kemampuan kepengurusan untuk mengelolanya.

Bukan hanya wilayah kekaryaan karena “Gesbica adalah wadah” maka beberapa event juga dibuat seperti Festival Music Camp acara festival band yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali ini hanya mampu bertahan sampai 12 tahun, ini terjadi karena perubahan kondisi anak band yang sekarang sudah banyak event yang serupa dan banyaknya studio rental bahkan untuk rekaman. Maka Music Camp di ganti menjadi kemabali pada kekaryaan Music Rerageman yang sebenarnya sama dengan konser gotun.

Ada program besar, yang sepertinya setiap tahun harus dilaksanakan, garapan teater, dan garapan music dalam artian sebuah konser yang memadukan band, unit kesenian tradisional sebagai unit utama. Semoga unit-unit lain juga terus berkembang menemukan bentuknya.

Kemana merereka setelah selesai dari kampus dan berakhir kepengurusannya di Gesbica, dari pengamatan saya, setiap orang yang berproses di gesbica mereka akan menemukan nasibnya sendiri, keteguhan sendiri, dan kesiapan menghadapi segala, sekali lagi yang “berproses dengan benar” apa itu? mereka yang menjadikan Gesbica sebagai tempat belajar, yang konsisten mengikuti segala kegiatan baik keorganisasian ataupun proses kesenian. Mereka yang dijalur kesenian tentu dapat melanjutkan di lembaga pendidikan sebagai pengajar kesenian, tidak peduli apapun ijazah yang di dapatkan dari kampus, karena mereka belajar di fakultas gesbica dengan berbagai jurusan (unit). Tetapi di fakultas ini juga belajar organisasi yang membedakan mereka ketika di kelas ataupun di lembaga pendidikan tempat mereka bekerja, cara pikir dan bertindak yang membedakan mereka dengan yang hanya mengenyam pendidikan di ruamg kelas.

Bagi yang kecenderunagnnya lebih besar pada organisasi mereka dapat menjadi apaun yang kaitannya dengan pengorganisasian, bahkan menjadi wartwan, redaktur atau kreator di televisi, bahkan designer sekalulipun. Semua lahir dari proses, proses melahirkan semua.

Segala yang saya tulis ini adalah persepsi, saya yang terlibat langsung dari 2009 sampai 2014, tentu ini hanya tulisan pendek, dari saya yang berdikiran pendek. Selamat datang di fakultas Gesbica jurusan suka-suka.

 

Penulis:Munawir Syahidi, Gesbica 2009-2014