Puluhan Mahasiswa Peringati Hari Jadi Kabupaten Pandeglang ke 143

Puluhan Mahasiswa Peringati Hari Jadi Kabupaten Pandeglang ke 143

Serang, Minggu Malam (02/04/2017) Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Keluarga Mahasiswa Cibaliung (KUMAUNG) memperingati Hari Jadi Kabupaten Pandeglang yang ke 143 Tahun. Keluarga Mahasiswa Cibaliung (KUMAUNG) yang keseluruhan anggotanya terhimpun dari Zona 6  mengikuti kegiatan tersebut dengan berbagai rangkaian acara.

Acara yang digelar di Kedai Kopi Cool Out Pakupatan Serang, dihadiri oleh seluruh anggota KUMAUNG dari Cabang dan Koordinator Kampus ikut memeriahkan acara tersebut sebagai cara untuk memperingati bertambahnya usia Pandeglang.

Ketua Umum Kumaung Cabang Serang Ahmad Haetami yang memimpin acara tersebut, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa tema acara malam hari ini yaitu “KAMEUMEUT “ atau dalam bahasa indonesia “HADIAH” “Pada malam ini kami dari Keluarga Mahasiswa Cibaliung memberikan KAMEUMEUT kepada Kabupaten Pandeglang yang usianya sudah 143 Tahun. Di usianya yang sudah tua ini masih banyak persoalan yang terjadi, oleh karenanya isi tema pada acara KAMEUMEUT ini adalah “Rentetan Persoalan  di Kota Badak Yang Renta” Persoalan itu juga yang kami jadikan Kameumeut untuk Pemerintah Kabupaten Pandeglang.  Adapun Persoalan yang kami sampaikan melalui Foto Boot, Akustik, Puisi, Speak Out dan Bedah Film”

Mohammad Yogi Mukti selaku Ketua Umum Kumaung Koordinator Untirta juga menaruh harapan besar untuk Pandeglang di usianya yang ke 143 Tahun. Yogi mengharapkan bahwa pemerintah Pandeglang juga harus mampu berkontribusi terhadap masyarakatnya agar pandeglang kedepan bisa lebih maju terutama di bidang pendidikan, karena kualitas Pendidikan di Pandeglang saat ini masih terbilang sangat minim baik dari tenaga pengajar maupun fasilitas gedung sekolah yang masih kurang baik untuk di gunakan. Di Zona 6 Cibaliung, masih terdapat beberapa bangunan-bangunan sekolah yang di rasa masih kurang baik untuk dipergunakan kegiatan belajar mengajar, mulai dari dinding yang terbuat dari bilik bambu atap yang masih menggunakan asbes serta lantai yang beralaskan  tanah.

“Semoga dengan terlaksananya acara ini Pemerintah Pandeglang khusus nya dapat membuka hati dan melihat bahwa Cibaliung juga merupakan bagian dari tubuh Pandeglang yang harus mendapatkan perhatian dari pemerintahnya” Ungkapnya.

Tags: