oleh

Tips Agar Anak Tidak Kecanduan Gadget

 

Belajar bagi anak-anak adalah hal yang menjenuhkan, juga bagi orang dewasa, nampaknya gangguan belajar selalu ada, apalagi jaman yang penuh dengan tekhnologi ini, terutama gaway yang sepertinya menjadi mainan wajib untuk anak-anak.

Ibunya punya gaway, bapaknya punya gaway, agar anaknya tidak diganggu anaknya, akhirnya anak dibelikan juga gaway. Sehingga seharian anak main dengan gaway.

Boleh tidak anak main gaway? Hakikatnya harus tetapi harus ada batasan konten, dan batasan waktu. Karena tidak bisa dipungkiri hari ini membuat anak 100% tidak bermain gaway hanya bisa dilakukan oleh kalangan yang benar-benar jauh dari tekhnologi dan nampaknya susah ditemui, mengapa? Karena orang tuanya sendiri memang menggunakan gawai, dan anak pasti melihat, ketika melihat pasti ingin memainkannya. Kecuali orang tua, tetangga dan semua orang dilingkungannya tidak menggunakan gawai maka mungki sekali anak tidak bermain gaway.

Lantas bagaimana mengurangi bermain gaway? Selain menentukan konten yang dilihat anak, harus juga memikirkan solusinya.

Pertama, ajaklah anak bermain yang menggunakan badannya, bergerak fisiknya. Jalan-jalan di lingkungan rumah juga perlu dilakukan. Biasanya ada hal yang anak sukai. Sejenak melupakannya pada gaway.

Kedua, sediakan permainan yang menggunakan fisik, misal menggambar atau mewarnai. Menggambar dan mewarnai dapat mengalihkan perhatian anak apada gaway, biarkan saja jika anak mewarnai tidak sesuai dengan warna sebenarnya. Hanya perlu diapresiasi.

Ketiga, membacakan buku, anda dapat membacakan buku cerita kepada anak, dengan ekspresi yang dibesar-besarkan agar anak tertarik dan mau mendengarkan. Jadi sekali-kali belikan anak ankda buku bacaan sesuai usianya.

Keempat, mendongeng, nah ini memang perlu dilakukan oleh yang biasa mendongeng, tetapi jika anda mau mencoba maka itu lebih baik.

Empat tips itu bisa anda coba dan lakukan, memang butuh waktu dan kesabaran. Selamat mencoba.

*Munawir Syahidi

News Feed