Yuk Ke Pulau Badul

Yuk Ke Pulau Badul

Kecamatan Sumur yang sepanjang daerahnya terbentang garis pantai yang panjang tersebar beberapa objek wisata alam yang tidak boleh kita lewatkan.

Pantai yang masih bersih, laut yang masih biru dengan pasir yang lembut tanpa karang menjadi ciri khas wisata pantai di Kecamatan Sumur Pandeglang Banten.

Untuk masuk ke beberapa pantai kita tidak l
perlu terlalu dalam merogoh kantong. Di beberapa pantai sudah tersedia kamar mandi dan tempat untuk istirahat, kita bisa membawa perbekalan makanan agar lebih ekonomis, bahkan untuk lebih seru kita bisa memasak sendiri di pantai. Tentu akan lebih berkesan.

Bukan hanya wisata pantai saja, Kecamatan sumur juga menawarkan wisata pulau mulai dari pulau yang dikelola profesional seperti Pulau Umang dan Pulau Peucang, tetapi selain itu ada juga pulau yang dikelola oleh masyarakat setempat seperti Pulau Oar yang berdampingan dekat dengan pulau Umang.

Pulau Badul, pulau yang sangat kecil sekali, dari garis pantai Pulau Jawa pulau itu hanya terlihat berwarn putih terang, pasir yang disinari matahari.

Untuk mencapai Pulau Badul dari kecamatan Sumur kita bisa menggunakan jalur laut, tetapi terlalu jauh dan terlalu lama berada di atas perahu. Menghindari resiko laut.

Untuk lebih aman, Kita bisa mengambil jalur darat terlebih dahulu yaitu menuju Kampung Garung Desa Cigorondong Kecamatan Sumur. Walaupun jalan yang harus ditempuh sedikit melelahkan karena kondisi jalan yang rusak beberapa kilometer. Nyaris tidak beraspal.

Setelah kita sampai di Kampung Garung, kita bisa langsung ke Masyarakat setempat untuk di antar ke Pulau Badul menggunakan perahu nelayan.

Kemarin kami menghubungi M.Jumri salah seorang pemuda yang biasa mengantar ke Pulau Badul.

Biaya yang harus dikeluarkan untuk menyewa perahu  nelayan berkisar sampai Rp.300.000 dengan penumpang dua puluh orang termasuk guide dan tiga orang nelayan. Jadi satu rombongan kita disarankan maksimal enam belas orang.

Sensasi menaiki perahu, menyusuri laut yang biru, omabak yang berhembus, air laut yang menyiprat dari pinggir lerahu adalah sensai luar biasa. Kita pandangi tempat pertama kita berangkat yang indah, dengan latar hutan Taman Nasional Ujung Kulon yang biru.

Perjalanan laut menuju Pulau Badul Maksimal dapat ditempuh dengan lima belas menit itu tidak akan terasa, sesekali kita menyaksikan bagang nelayan yang mengapung di laut yang biru.

Semakin dekat ke Pulau Badul air laut terlihat sangat jernih sekali. Hijau tembus pandang ke dasar laut. Sangat cocok untuk berenang.

Pertama kali menginjakan kaki di pulau ini, kita akan dimanjakan dengan sentuhan pasir yang sangat halus sekali, halus menyerupai abu.

Pulau yang luasnya sekitar empat puluh meter persegi itu memang belum dilengkapi dengan fasilitas apapun, hanya pohon-pohon petai cina yang tumbuh di tengah-tengah pulau dengang rumput-rumput liar.

Disarankan jika mengunjungi pulau ini di pagi hari atau sore hari, karena cuaca di pulau yang kecil itu sangat panas sekali.

Bawa minum dan perbekalan secukupnya. Jika kita ingin berkemah, kita bisa mendirikan tenda di Pantai, atau di bawah petai cina. Disarankan juga membawa kayu bakar, karena pulau yang kecil itu tidak dapat menyiapkan kayu bakar. Karena teramat kecil dan pepohonan yang tidak banyak tumbuh.

Tapi sensasi yang akan anda dapatkan tentu akan berbeda dengan fasilitas yang harus kita siapkan itu menjadikan kita sebagai petualang sejati.

Jika malam hari, dan membuat tenda, sebaiknya kita tidur saja di atas pasir, karena itu akan memberikan kehangatan tersendiri, sambil anda menyalakan perapian menatap kelap kelip lampu di di garis pantai dan bagang nelayan.

siapkan juga pancing, agar kita dapat bakar ikan dengan hasil tangkapan sendiri. (Munawir Syahidi)

Info Perjalanan Pulau Badul 087771068839 Muanwir Syahidi