oleh

Siap-Siap Penggunaan E-KTP Digital, Cek Caranya.

-BERITA-21 views

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah melakukan uji coba KTP elektronik (e-KTP) dalam bentuk digital.

Uji coba sudah dimulai sejak 2021 dan kini telah menjangkau 58 kabupaten/kota di Indonesia. Keberadaan e-KTP digital bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat transaksi pelayanan publik atau privat. Ungkap Zudan Arif Fakrullah.

Begini tahapan dan cara penggunaanya:

Pakai smartphone, e-KTP digital nantinya akan disimpan di smartphone atau ponsel pintar masing-masing penduduk dalam bentuk foto e-KTP dan QR code.

Artinya, berbeda dengan e-KTP yang ada saat ini, dengan e-KTP digital identitas warga tidak akan lagi dicetak secara fisik.

Dengan konsep tersebut, syarat warga mendapatkan e-KTP digital yakni mempunyai ponsel pintar. Selain itu, warga juga harus memiliki jaringan internet.

Jika ponsel yang menyimpan e-KTP digital hilang, warga dapat meminta Dukcapil setempat mengirimkan e-KTP digital ke perangkat baru.

Sementara, bagi warga yang tak punya ponsel pintar, Kemendagri akan tetap memberikan layanan penerbitan e-KTP dalam bentuk fisik atau manual.

Hal ini juga berlaku untuk warga yang tinggal di daerah yang tak terjangkau internet.

“Dukcapil tetap menerapkan prinsip double track system services, pemberian layanan dengan dua jalur. Layanan digital dan layanan secara fisik manual,” tuturnya.

Cara mendapatkan e-KTP digital
Nantinya, untuk bisa mendapatkan e-KTP digital caranya cukup mudah, yakni melalui aplikasi Identitas Digital. Dikutip dari kanal YouTube Zudan Arif Fakrulloh, berikut langkah-langkahnya:

1. Instal aplikasi Identitas Digital pada ponsel pintar;

2. Lakukan registrasi dengan memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat e-mail, dan nomor ponsel;

3. Lakukan verifikasi data melalui face recognition;

4. Verifikasi e-mail untuk dapat log in ke aplikasi.

Nantinya, aplikasi tersebut tidak hanya akan memuat QR code e-KTP, tetapi juga biodata pemilik, data keluarga, dan dokumen lainnya yang terintegrasi dengan NIK seperti sertifikat vaksin Covid-19, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), hingga kepemilikan kendaraan.

Mari mempersiapkan diri, karena aplikasi ini masih dala uji coba.